Oleh : Enang

Ilustrasi-Korupsi 

Ketika manusia tidak diberikan lagi ruang untuk bergerak, maka intelektual pun menjadi pemberontak (Cornelis lay).

Persoalan korupsi di negeri ini tak kunjung selesai, hanya sebagian kecil saja kasus korupsi yang terungkap itupun karena desakan oleh berbagai pihak. Komisi pemberatasan korupsi (KPK) sebagai sebuah lembaga yang diamanatkan rakyat memiliki tugas pokok dan fungsi melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi serta melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi, saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan operasi tangkap tangan baik di pusat maupun daerah. 

Dalam beberapa hari ini di media massa lokal khususnya di Kabupaten Bogor, kasus korupsi menjadi berita hangat media massa tegar beriman (Kab. Bogor). Sudah satu pekan lebih berita yang menyeret salah satu elit politik di Bogor menjadi buruan para kuli tinta. Hal ini merupakan prestasi bagi lembaga anti rasuah tersebut dalam pemberantasan korupsi, pasalnya dengan ditetapkannya ketua DPRD kabupaten Bogor sebagai tersangka merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan KPK di rest area sentul beberapa minggu lalu dalam pengurusan izin pembangunan TPBU (Taman Pemkaman Bukan Umum) di Desa Antajaya Kecamatan tanjung Sari, ujung timur kabupaten Bogor. Tanah seluas 100 Ha tersebut akan diproyeksikan menjadi pemakaman elit sama halnya dengan San Diego Hils di Karawang.

Nampaknya korupsi sudah tidak asing lagi di kabupaten Bogor, diakhir tahun 2012 saja beberapa pegawai dinas bina marga ditetapkan sebagai tersangka korupsi terkait suap peningkatan jalan Sukahati -Kedunghalang, awal tahun 2013 terungkap korupsi bantuan sosial (Bansos) bertajuk sarjana membangun desa (SMD), anggaran tersebut sejatinya ditunjukan kepada kelompok tani di wilayah Kecamatan Caringin dengan kerugian Negara Rp. 200 juta lebih, bahkan masih hangat dalam ingatan kita adalah ditetapkannya kepala dinas DKP oleh pengadilan tinggi Bogor sebagai tersangka dalam korupsi pengadaan barang dan jasa senilai Rp. 12,7 Milyar. Tentu saja ini menjadi rapot merah bagi pelaksana dan decision maker apartur pemerintahan kabupaten Bogor dan atau apakah ini sebagai dagelan politik yang dipertontonkan kepada rakyat Bogor disaat lemahnya fungi social control gerakan masyarakat dan pemuda. Karena selama ini gerakan atau organisasi pemuda hanya dijadikan ornament semata oleh kekuasaan dan pelengkap oleh elit-elit politik. Ironi memang, yang semestinya pemuda menjadi guardian value, social control, agent change, bahkan zeitgeist dalam penyelenggaraan pemerintahan dengan legowo mau dijadikan alat kekuasaan yang korup.

Artinya, disini ada yang salah dalam seleksi dan pengkaderan pemuda, karena kasus korupsi yang melibatkan pejabat public tentu saja tidak akan terjadi kalau saja kita semua yakin dan percaya bahwa regenerasi kepemimpinan itu penting dalam membangun sebuah peradaban manusia. Karena bagaimanapun pemuda adalah pewaris dari estafet kepemimpinan dan juga pemilik sah negeri ini. Program-program yang menjadikan pemuda sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan, sebagai upaya pemberdayaan potensi kepemudaan sangat minim di kabupaten Bogor. Dengan kata lain, kalau saja pengembangan potensi kepemudaan itu dikembangkan dan juga pendidikan karakter sudah dimulai dari kepemudaan, niscaya badai korupsi tidak akan melanda bumi tegar beriman seperti saat ini. Pemuda harus membuat garis demargasi yang jelas dan tidak berpatron kepada senioritas yang feodalistik dan korupsi, semoga makalah ini bisa membuat kita sadar dan kembali kepada fitrah fungsi dan peran pemuda dalam pembangunan nasional, khususnya mewujudkan bumi tegar beriman terbebas dari korupsi.

Comments
  1. sava raina sutisna says:

    awas bahaya laten korupsi….!!!!!
    para elit politik hanya bisa menjanjikan membagun jembatan yg tidak ada sungainya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s