Warga Tolak Jual Tanah ke PT Holcim
01 Apr 2010
BOGOR – Sekitar 200 warga Desa Bunar, Kecamatan Ci-gudeg, Kabupaten Bogor, menggelar aksi demo di depan gerbang gedung DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (31/3). Dalam orasinya, warga yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Bunar untuk Keadilan (Sabuk) dan Front Mahasiswa Untuk Demokrasi Indonesia (Front Muda) menolak menjual tanahTnereka ke PT Holcim.

Bagi mereka, penolakan jual beli tanah dengan PT Holcim adalah harga mati bagi warga Desa Bunar. Mereka menuntut PT Holcim harus segera membatalkan pembebasan tanah karena menyengsarakan warga Desa Bunar.
“Sebenarnya, kasus ini ada sejak tahun 2004. PT Holcim mengatasnamakan lahan milik warga Desa Bunar. Dari 228 hektare lahan warga, baru 204,3 hektare yang sudah dibebaskan. Sisanya, 96 hektare, belum dibebaskan dan ada indikasi intimidasi dari pihak PT Holcim,” kata salah seorang perwakilan aksi demo, Bobi Ciputra, Rabu (31/3).

Perwakilan demonstran ini diterima oleh Komisi A DPRD Kabupaten Bogor di ruang rapat serbaguna DPRD Kabupaten Bogor. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bogor, Ju-nedi, mengatakan, pihaknya akan segera meninjau lokasi yang diributkan. “Segera kami akan meninjau lokasi yang diributkan warga. Tapi, tentunya setelah kami memperoleh data dari masyarakat Desa Bunar,” kata Junedi usai pertemuan dengan warga.

Data yang dimaksud adalah data sah kepemilikan tanah oleh masyarakat Desa Bunar. Junedi juga mengatakan bahwa memang ditemukan ada intimidasi terhadap masyarakat. Pihak kepolisian Kabupaten Bogor akan turun tangan. “Masyarakat tidak usah takut. Kalau memang ada intimidasi, segera lapor ke polisi,” kata Junedi.

Salah seorang warga yang mempunyai lahan dua hektare mengatakan, lahan mereka hanya dihargai Rp 2.000 per meter. “Saya tidak mau tanah saya dibeli karena hanya dihargai Rp 2.000 per meternya,” kata Marjuki. Beberapa warga yang ikut serta dalam aksi demonstrasi ini tampak takut memberikan informasi, entah karena ada intimidasi atau hal lainnya. Dalam aksi demo ini, warga membawa keranda jenazah yang bertuliskan menolak jual beli dengan PT Holcim. Warga meminta pemda setempat dan anggota DPRD jangan mau disuap atas kasus sengketa tanah oleh PT Holcim. Dalam pertemuan itu, pihak PT Holcim tidak hadir. “Nanti, kami akan hadirkan. Setelah ditinjau nanti, kami undang untuk duduk bersama untuk mencapai solusi terbaik,” kata Junedi. c31, ed uton.

Sumber: http://bataviase.co.id/node/152687

Comments
  1. Wahyu Widodo says:

    Hari gini masih ada tanah 2000rp/m? betul2 ingin menyengsarakan rakyat.
    Jika ada yang mau jual tanah kebun di Cigudeg informasikan ke saya ya!

  2. Husen says:

    Misi bos mau titip iklan

    Dujual rumah + tanah

    Lt : 150m
    Lb : 7x10m
    Harga 35jt nego
    Surat AJB
    Alamat : jln waru Gg masjid AT.taqwa
    Rt 02/04 no 31
    Kel : bOjong sempu
    Kec : parung
    Kab : bogor
    Desa : iwul
    Hub: bapak husen 02199710267 / 021 93671494

    Jual butuh tanpa Perantara..!!

    Trim’s bos atas tempatnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s