BOGOR (Pos Kota) – Bogor benar-benar surga bagi minimarket. Bukan hanya Kota Bogor yang disesaki puluhan minimarket bodong, tapi juga di Kabupaten Bogor. Dari 371 minimarket yang beroperasi, 253 di antaranya berdiri tanpa menempuh proses perizinan. Hanya 35 minimarket yang berizin, sedangkan 83 di antarnya proses perizinannya tidak dikeluarkan.

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bogor, Mamat Rahmat, Senin mengakui sekitar 250-an minimarket yang beroperasi bodong. “Data itu tak jauh beda dengan yang kami punyai,” ujarnya saat disodorkan 253 minimarket beroperasi tanpa menempuh proses perizinan.

Sebelumnya, Wakil Bupati Bogor Karyawan Fathurachman, pernah mengatakan, Kabupaten Bogor surga bagi minimarket yang beroperasi tanpa izin. “Ini fakta yang tidak bisa ditutupi. Sebagian besar minimarket tidak memilik izin sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Padahal, lanjutnya, omset masing-masing minimarket bisa mencapai Rp 5 juta per hari. “Coba kita hitung, pendapatan mereka ini sangat besar, tapi uang hasil transaksinya hampir seluruhnya dibawa ke luar Kabupaten Bogor. Sementara, pedagang kecil yang modalnya pas-pasan tidak mampu bersaing dengan mereka,” katanya.

Untuk itulah pihaknya kini tengah menggodog rancangan peraturan bupati (Perbup) soal keberadaan minimarket. “Kelak, di Perbup ini, pedagang kecil tidak dirugikan,” katanya.

Sementara itu Ketua Komisi B DPORD Kabupaten Bogor Iwan Setiawan berharap, isi perbup nantinya tidak multitafsir. “Jika sampai begitu, akan membingungkan semua pihak,” katanya.

Dikatakanya, pihaknya berharap isi perbup tersebut nantinya tegas, jelas serta rinci. Khususnya, di poin syarat pendirian, layout dan waktu buka minimarket. “Perbup itu bisa mengakomodir kepentingan semua pihak, mulai dari konsumen, para pedagang setempat dan juga pengusahanya,” tukasnya.

Harapan serupa dilontarkan Wakil Ketua DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Bogor, Sulhan Kelana Bumi. “Kami dukung ketegasan perbup tersebut,” katanya. Sebab, tambahnya akan menjadi langkah nyata pemkab melindungi pedagang kecil dan mengikis peredaran mafia perizinan. (iwan/B)

Sumber: http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/11/29/253-minimarket-di-bogor-bodong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s